http://www.joscasino.com/
 www.joscasino.com

Infertilitas Perempuan adalah Masalah Terkait Serviks

Infertilitas Perempuan adalah Masalah Terkait Serviks

Ada alasan yang berbeda mengapa seorang wanita dapat menjadi subur, dan masalah-masalah terkait serviks adalah salah satu dari alasan-alasan tersebut. Masalah terkait serviks juga dianggap inkompetensi serviks. Ada sejumlah masalah terkait serviks yang bisa timbul. Berikut adalah beberapa dari masalah tersebut.

Salah satu masalah ini bisa disebabkan oleh terjadinya rahim ganda. Hal ini terjadi ketika rahim memiliki dua rongga bagian dalam, dan masing-masing dari rongga memiliki leher rahim dan vagina sendiri. Dengan kata lain, wanita itu bisa memiliki dua serviks dan dua vagina. Meskipun ini adalah sebuah kemungkinan, itu adalah kejadian yang sangat langka tetapi dapat menyebabkan masalah kesuburan.

Perlengketan intrauterin seperti Sindrom Asherman juga mempengaruhi leher rahim. Ini adalah penyakit rahim yang ditandai dengan jaringan parut di dalam rahim. Bagian depan dan dinding belakang rahim cenderung untuk menempel. Dalam kasus di mana si wanita menderita Sindrom Asherman mereka mungkin mengalami menstruasi intermiten atau tidak adanya menstruasi. Juga beberapa wanita mungkin mengalami rasa sakit yang terkait dengan menstruasi, tetapi tidak mengalami menstruasi. Rasa sakit dapat mengindikasikan bahwa menstruasi terjadi, tetapi karena serviks diblokir maka darah tidak dapat keluar dari rahim. Serviks bisa diblok karena perlengketan. Gejala-gejala penyakit ini juga termasuk keguguran dan plasenta akreta.

Klamidia atau gonore adalah infeksi serviks yang diketahui menyebabkan subfertilitas jika naik melalui serviks. Ini mempengaruhi rahim dan tuba falopi pada penyakit radang panggul.

Lendir serviks abnormal adalah masalah terkait serviks yang dikaitkan dengan infertilitas. Agar kehamilan berhasil terjadi, sekresi serviks normal adalah penting. Lendir serviks cenderung berubah dalam konsistensi selama siklus menstruasi. Ini memiliki konsistensi yang berair selama ovulasi untuk memungkinkan sperma dengan mudah masuk ke rahim. Sangat jarang untuk mengalami lendir serviks yang abnormal, tetapi ada kasus di mana lendir bisa terlalu tebal sehingga sperma tidak akan dapat berenang melaluinya selama ovulasi. Kemungkinan lain adalah kelenjar serviks tidak menghasilkan cukup lendir. Atau dalam beberapa kasus, di mana operasi atau infeksi telah terjadi, ini bisa merusak kelenjar yang menghasilkan sekresi serviks. Hal ini dapat menyebabkan kelainan lendir serviks.



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed



sebuah portal berita mulai dari berita Indonesia hingga dunia, gosip hot selebriti, resensi film dan musik, dan berbagai artikel menarik
via Situs Hiburan Terkeren
 www.joscasino.com