Aplikasi Prisma yang baru saja diluncurkan untuk perangkat Android beberapa hari kemarin memang merupakan salah atu aplikasi terpopuler saat ini. Tak heran kalau ada saja pihak tak bertanggung jawab yang ingin mendompleng popularitas aplikasi tersebut. Salah satunya adalah dengan mengupload aplikasi Prisma palsu yang ternyata di dalamnya malah berisi malware berbahaya.
ESET salah satu perusahaan penyedia antivirus, seperti dikutip dari Softpedia, mengungkapkan kalau mereka mendeteksi beberapa aplikasi Prisma palsu yang tersebar di Google Play. Beberapa di antaranya pun bahkan tidak mempunyai fungsi apapun. Malahan, aplikasi palsu itu menyimpan malware berbahaya. Selain itu, ada pula aplikasi Prisma palsu yang ternyata menyimpan adware.
Malware trojan yang tersimpan pada Prisma palsu pun akan meminta pemilik smartphone untuk melakukan proses upgrade ke Android 6.0. Permintaan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengumpulkan data-data pribadi dari pemilik smartphone.
ESET pun mewanti-wanti, bahwa aplikasi Prisma palsu yang mengandung malware haruslah diwaspadai. Aplikasi ini mempunyai kemampuan untuk mencuri data pribadi pemilik smartphone. Termasuk di antaranya adalah data nomor telepon, operator, negara, bahasa dan lain-lain.
Pihak Google pun telah menghapus keberadaan aplikasi Prisma palsu yang ada di Google Play Store. Sayangnya, penghapusan itu dilakukan setelah aplikasi-aplikasi Prisma palsu itu diunduh hingga 1,5 juta kali. Dan lagi-lagi, kejadian seperti ini pun bukan pertama kalinya. Kejadian serupa pun kerap terjadi, terutama jika melibatkan aplikasi yang tengah booming.
(BHK)
Ingin memuaskan hasrat mata dan keingintahuan Anda tentang teknologi? Lihat kumpulan video tentang teknologi yang wow, futuristik, serta gadget yang canggih & inovatif di [Video Teknologi WOW]
sebuah portal berita mulai dari berita Indonesia hingga dunia, gosip hot selebriti, resensi film dan musik, dan berbagai artikel menarik
via Situs Hiburan Terkeren





