http://www.joscasino.com/
 www.joscasino.com

12 Tahun Pernikahan Wanita Ini Hancur Gara Gara Lihat Foto Wajah Suami. Ternyata Ini Penyebabnya

750xauto-usai-lihat-foto-wajah-suami-12-tahun-pernikahan-wanita-ini-hancur-160803b

palingseru.com – Menikah dan menjalani hubungan rumah tangga hingga akhir hayat sudah pasti menjadi impian setiap pasangan. Namun apalah daya, jika salah satu diantaranya tak bisa mewujudkan impian tersebut dengan melakukan berbagai kesalahan.

Pada dasarnya, manusia memang tak luput dari kesalahan. Tapi bukan berarti kesalahan itu terus menerus dilakukan dan seharusnya itu menjadi pelajaran bagi hidup sendiri. Seperti halnya kasus perselingkuhan.

Kasus yang satu ini memang paling banyak membuat hubungan rumah tangga pasangan hancur berderai. Jika sudah terjadi seperti ini, maka jalan satu-satunya yang harus dipilih adalah menyudahi pernikahan.

Terdengar sulit memang, tapi apalah arti dari sebuah hubungan jika pasangan sudah tak lagi mencintaimu.

Seperti kisah yang dialami oleh seorang wanita ini. Selama 12 tahun menjalani hubungan dengan suaminya, ia baru sadar bahwa suaminya tidak pernah mencintainya. Hal ini dilihatnya dari sebuah foto yang sempat diambilnya.

Dalam foto tersebut, terlihat wajah sang suaminya yang seakan menunjukkan ekspresi seperti kebencian.

Semua isi hatinya ini pun ia luapkan dalam buku hariannya. Adapun isinya yang dihimpun dari brilio.net, Rabu (3/8). Berikut isi suratnya :

“Selama berbulan-bulan, suamiku Peter (nama samaran) terlihat murung dan kalut. Aku mengira hal itu karena pekerjaannya yang cukup membuatnya stres. Kami memutuskan untuk berlibur dan berharap hubungan kami semakin membaik. Dan ternyata berhasil.

Kami menghabiskan liburan selama seminggu untuk ber-snorkeling, bersepeda dan mengenang momen saat kami terakhir kali berlibur ke Karibia.

Momen indah tersebut membuat hubungan kami semakin harmonis. Kami sepakat saat kembali dari liburan nanti, Peter berjanji tidak akan terlalu memikirkan pekerjaannya. Kami berdua juga akan lebih memprioritaskan pernikahan kami. Saat kami pulang liburan, segalanya tampak begitu indah dan kami merasa bahagia.

Seminggu setelah liburan, kami jalan-jalan ke taman bunga lavender. Karena pemandangannya begitu indah, aku pun spontan mengambil foto selfie dengan ponselku. Setelah tiba di rumah aku pun memindahkan  foto-foto tersebut ke komputer. Namun aku dibuat kaget melihat salah satu foto yang aku ambil.

Dalam foto tersebut, ada penampakan wajah Peter yang menatapku dengan ekspresi yang tak pernah aku lihat sebelumnya. Sebuah ekspresi cibiran dan pandangan kebencian di matanya. Sementara aku tersenyum lebar di depan kamera tanpa menyadarinya.

Pada detik itu juga, aku sadar jika pernikahan kami telah usai. Lima tahun sebelumnya, Peter memang mengakui telah berselingkuh dengan rekan kerjanya. Namun aku memaafkan dia dan melupakan kejadian tersebut. Tapi setelah melihat tatapannya terhadapku, aku pun menaruh curiga kepadanya. Mungkin ia berselingkuh lagi.

Malam itu, saat ia sedang mandi, aku memeriksa ponselnya. Dan benar saja, ada pesan singkat yang dikirim minggu lalu ke selingkuhannya terdahulu. Mereka janjian untuk ketemu. Aku terdiam selama 10 menit. Saat Peter selesai mandi, aku ceritakan semuanya.

Dia langsung bersikap defensif. Ia menyebut wanita tersebut menderita kanker dan ingin memastikan keadaannya. Namun bisa saja ia berbohong untuk menutupi kedoknya. Malam itu aku mati rasa.

Tapi dua hari kemudian aku merasa lebih tenang dan memintanya untuk berhenti menghubungi wanita itu lagi. Namun, emosinya justru meledak dan mengakui perselingkuhannya. Aku sangat marah kenapa aku baru menyadarinya setelah melihat foto. Tapi yang paling membuatku sangat marah karena aku tak mau memiliki anak bersama orang ini.

Peter berusia sembilan tahun lebih tua dariku dan dia sudah memiliki seorang putri dewasa ketika kami memutuskan untuk menikah. Kala itu usiaku 31 tahun dan ia tidak mau memiliki anak lagi. Aku pun setuju dan mengatakan pada diri sendiri bahwa kami berdua saja sudah cukup.

Setelah dia pergi, aku merasa hidupku sudah berakhir. Aku tidak bisa keluar dari tempat tidur. Aku tidak nafsu makan atau tidur, dan rambutku mulai rontok. Aku kemudian menemui seorang konsultan. Setelah beberapa bulan, aku sadar hidupku bersama Peter tidak bahagia.

Perlahan tapi pasti, aku mulai belajar melakukan kegiatan secara mandiri. Aku menghibur diri dengan pergi ke teater dan perawatan spa. Aku juga mulai memikirkan masa depanku.

Dua tahun kemudian, aku telah menyiapkan bisnisku sendiri dan belajar untuk menyelam. Aku juga menjual rumah kami dan membeli rumahku sendiri. Sebuah awal baru yang menjanjikan.

Aku pun berdamai dengan kenyataan bahwa, di umurku 50, aku tidak bisa memiliki anak. Dan meskipun aku ingin menemukan pasangan baru, aku tidak akan terburu-buru. Aku menikmati menjadi diriku sendiri. Dan ya, foto tersebut telah kuhapus selamanya.”

Wajib Baca: Pengakuan cewek yang ML sambil karaoke via Smule ini bikin kamu geleng-geleng kepala mendengar alasannya

Wow!! Ini dia Daftar Harga HP Android Termurah 2016. Yang Mau Beli HP Wajib Lihat



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed



sebuah portal berita mulai dari berita Indonesia hingga dunia, gosip hot selebriti, resensi film dan musik, dan berbagai artikel menarik
via Situs Hiburan Terkeren
 www.joscasino.com